Perbedaan Antara Haji Dan Umrah: Waktu, Durasi, Ritual Dan Lainnya

Tanggal : 11 Jan 2023   Oleh : Admin Khazzanah

Haji dan Umrah adalah perjalanan spiritual yang dilakukan oleh orang-orang yang mengikuti Islam untuk mencari berkah Allah. Melakukan hal itu menghasilkan pahala spiritual dan menawarkan peziarah kesempatan untuk pembaharuan diri. Orang-orang percaya bahwa pergi haji dan umrah juga memberikan pengampunan atas dosa-dosa masa lalu. Kedua ziarah tersebut melibatkan ritus umum tertentu yang diselesaikan oleh para penyembah yang melakukan perjalanan suci. Namun, perbedaan utama antara haji dan umrah terletak pada metode ketaatan dan tingkat signifikansinya.Ziarah yang terkadang dianggap sama ini memiliki beberapa perbedaan di antara keduanya. Mari pahami apa itu Haji & Umrah dan apa perbedaannya.


Apa itu haji?

Haji adalah ziarah Muslim tahunan yang dianggap sebagai salah satu dari lima rukun Islam. Ritual yang dilakukan selama perjalanan ini didirikan oleh Nabi Muhammad. Namun, berdasarkan Alquran, ritual tersebut dapat ditelusuri kembali ke Nabi Ibrahim, yang diminta untuk meninggalkan istri dan putranya di padang pasir Mekkah. Menurut kepercayaan Islam, melakukan ritual ini dengan iman kepada Allah mewakili ketundukan kepada tuhan dan mendapatkan pahala.

Baca selanjutnya : Apa itu Haji

Apa itu umroh?

Umrah adalah ziarah Islam ke kota suci Mekkah yang dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Muslim menyebutnya 'ziarah kecil' yang membersihkan peziarah dan membebaskannya dari kesalahan dan dosa masa lalunya. Melakukan umrah sangat dianjurkan dalam agama Islam karena merupakan tindakan menyembah dan mengakui Allah yang maha pengasih.


5 Perbedaan Umrah dan Haji

Paket Umroh 2023 Khazzanah Tours

Meskipun benar bahwa haji dan umrah penting dalam Islam dan dilakukan di Ka'bah Suci, keduanya sangat berbeda satu sama lain berdasarkan ritual dan kepentingannya. Ada beberapa alasan yang menjadi dasar ziarah ini dapat dianggap berbeda. Yang paling penting disebutkan di bawah ini:


1. Signifikansi

Dalam Islam, umrah dan haji seharusnya memberikan pengampunan dan manfaat tambahan bagi para peziarah. Namun menurut agama, tingkat kepentingan kedua perjalanan tersebut berbeda. Haji dianggap sebagai ziarah wajib yang harus dilakukan setiap Muslim setidaknya sekali dalam hidupnya, mengingat dia mampu secara fisik dan finansial untuk melakukan perjalanan, namun melakukan umrah tidak wajib. Umrah sangat dianjurkan tetapi tidak wajib, tidak seperti haji besar. Hal ini membuat umrah dan haji berbeda satu sama lain.

2. Waktu

Perbedaan lain antara haji dan umrah adalah waktu kapan seseorang harus melakukan ziarah ini. Muslim melakukan perjalanan haji selama bulan Dhu al Hijjah, bulan terakhir dari kalender lunar. Ritual haji harus dilakukan antara tanggal 8 dan 12 bulan ini. Sedangkan umrah dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun.

3. Perbuatan Wajib

Untuk Umrah, tindakan wajib termasuk mengambil keadaan Ihram setelah menyatakan niat Umrah, melakukan Tawaf, melakukan Sayi antara bukit Safa dan Marwa , dan terakhir, mencukur kepala atau memotong sebagian rambut. Sedangkan pada saat menunaikan ibadah haji harus melakukan Ihram dari Meeqat, berdiri di Arafah sampai matahari terbenam, bermalam di Muzdalifah, bermalam di Mina saat Tashreeq, melempar jumrah ke Jamarat, mencukur rambut, dan terakhir, melakukan tahajud. Khususnya, kedua ziarah dianggap selesai hanya setelah melakukan semua tindakan wajib ini.

Program Umroh 2023 Khazzanah Tours
4. Waktu yang Dibutuhkan untuk Ritual

Ibadah umrah dan haji juga berbeda berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan perjalanan. Seorang peziarah dapat melakukan ritual umrah hanya dalam beberapa jam tetapi penyelesaian haji membutuhkan setidaknya lima hingga enam hari. Ritus dan ritual serta kerja keras fisik yang harus dilakukan seseorang dalam ziarah ini bertanggung jawab atas variasi waktu.


5. Rukun Haji dan Umrah

Perbedaan lain antara haji dan umrah dapat diamati berdasarkan rukun haji individu ini. Dalam haji, ada empat rukun:

Yang pertama adalah Ihram, tentang apa yang Nabi katakan bahwa perbuatan dihargai berdasarkan niat. Iharm memiliki waktu khusus yang harus dipatuhi oleh jamaah.

Yang kedua adalah Sayi, dimana Nabi mengatakan bahwa itu adalah ketetapan Allah bahwa seseorang harus melakukan Sayi.

Yang ketiga adalah Waqfat. Dan, Nabi mengatakan haji adalah Arafah. Berdiri sesaat di sembarang tempat di Arafah selama fajar hari kesembilan Dhul-Hijjah sudah cukup.

Yang terakhir adalah Tawaf al-Ifaadah, yang merupakan suatu keharusan. Tentang itu, Yang Mahakuasa mengatakan biarkan mereka mengakhiri ketidakrapian mereka dan melakukan Tawaaf di sekitar rumah kuno.

Paket Umroh dan Haji Khazzanah Tours 2023

Dalam umrah juga, kami memiliki empat rukun, tetapi tidak sama dengan haji:


Rukun umrah yang pertama adalah Ihram yang merupakan keadaan suci yang harus dimasuki orang sebelum memulai perjalanan suci.

Yang kedua adalah Tawaf, di mana seorang peziarah mengelilingi Ka'bah suci dengan arah berlawanan arah jarum jam.

Yang ketiga adalah Sayi yang melibatkan ritual berjalan di antara pegunungan Safa dan Marwah. Itu melambangkan perjuangan hidup sehari-hari.

Pilar terakhir adalah Tahallul yang berarti penghentian dari keadaan suci umrah. Setelah menyelesaikan umrah, jamaah harus mencukur rambut mereka.

Jadi, inilah beberapa perbedaan utama antara Umrah dan Haji yang membedakan mereka satu sama lain.

Meskipun ada banyak perbedaan antara kedua ziarah suci tersebut, jutaan peziarah mengunjungi Arab Saudi untuk melakukan perjalanan keagamaan setiap tahunnya. Haji dan Umrah merupakan aspek penting dari Islam dan kepercayaannya. Masyarakat dari seluruh dunia tetap sangat antusias untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Lihat Paket Umroh dan Haji Khazzanah Tours 


Bagikan